Sudah lama saya tidak posting di web ini (hampir setahun lebih) gara-gara harus mengelola web yang lain, ya saya coba nih sedikit demi sedikit menulis lagi, dalam kesempatan ini saya ingin sharing tentang analisis data penelitian.

Seiring berjaljasa olah data statistikannya waktu dan semakin meningkatnya teknologi informasi, penelitian yang pada zaman dahulu sangatlah menyulitkan, saat ini menjadi cukup menyenangkan terutama setelah program SPSS mulai diperkenalkan oleh institusi pendidikan. Sebagai seorang pendidik seringkali saya mendapatkan kesempatan untuk membimbing mahasiswa dan menguji mahasiswa untuk mempertahankan thesis atau skripsinya, tetapi ada hal yang mengganjal saat menguji mahasiswa tersebut, diantaranya adalah terlalu mendewakannya pembimbing dan mahasiswa terhadap penggunaan software komputer ini.

ada satu  tulisan dalam laporan penelitian mahasiswa yang berbunyi “dan data akan dianalisis dengan menggunakan SPSS versi……..” waaah ternyata dengan bangganya mahasiswa tersebut menggunakan SPSS, padahal kalau kita cermati dari tulisan di atas ada banyak kesalahan yang dilakukan antara lain :

  1. SPSS bukan alat analisis data tetapi alat untuk membantu analisis data
  2. Didalam SPSS banyak sekali rumus yang dapat digunakan (mungkin ribuan)
  3. Lalu apakah versi SPSS tersebut akan berpengaruh terhadap analisis data penelitian tadi……?

dari uraian di atas terlihat, bahwa seharusnya kita bukan menuliskan “akan dianalisis dengan SPSS versi…” tetapi akan dianalisis dengan menggunakan ‘RUMUS…….”. Rumusnya lah yang penting, soal nanti kita akan menggunakan SPSS tidak menjadi masalah karena telah dijelaskan tadi bahwa SPSS bukan alat analisis tetapi alat bantu untuk menganalisis.

Adapula kejadian dimana mahasiswa dipaksa untuk mengaplikasikan hasil penelitiannya kedalam SPSS, padahal untuk membantu penganalisisan data tidak selalu pakai SPSS, menggunakan program/software lainpun bisa, misal : EXCEL yang sangat berguna dan mudah untuk perhitungan-perhitungan sederhana, dan bahkan dengan manualpun sebetlnya tidak menjadi masalah.

Contoh : ada mahasiswa yang meneliti tentang sesuatu dengan hasil ukur yang sudah ditentukan. misal : jika nilai > …. dikatakan ……. dan jika kurang atau sama dengan dikatakan/disebut……..

sebetulnya jika hasil perhitungan kita sudah bisa menentukan nilai tersebut kita tidak perlu repot-repot untuk memasukkan data hanya untuk menambahkan setiap data kedalam SPSS yang malah merepotkan sehingga menambah nama variabel yang perlu kita tulis.

So…..Gunakanlah SPSS secara bijaksana. Penelitian ini tidak akan menjadi salah jika kita tidak menggunakan SPSS. Gunakanlah SPSS jika :

  1. membutuhkan perhitungan yang kompleks
  2. hanya menginputkan data yang memang sudah hampir jadi kedalam spss bukan data mentah yang bahkan secara manualpun sebetulnya tidak masalah
  3. silahkan tambah sendiri kira-kira kebijaksanaan apa lagi yang perlu dituliskan.

BRAVO PENELITIAN

//